MENU BAR

Kamis, 19 Juni 2014

KETAHANAN NASIONAL

A. Latar Belakang
Sejak di deklarasikan proklamasi kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945, bangsa negara Indonesia tidak luput dari berbagai gejolak dan ancaman dari dalam negeri maupun luar negeri yang nyaris membahayakan kelangsungan hidup bangsa dan negara. Indonesia menjadi ajang persaingan antara berbagai negara hal ini diakibatkan letaknya negara kita yang strategis. Meskipun menjadi ajang perebutan berbagai negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) masih tegak berdiri sebagai satu bangsa dan negara yang merdeka, bersatu, dan berdaulat. 

Republik Indonesia adalah negara yang memiliki UUD 1945 sebagai konstitusinya. Dalam semangat konstitusi tersebut, kekuasaan pemerintah tidak bersifat absolut atau tak terbatas. Kedaulatan ada di tangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), sedangkan penyelengaraan kekuasaan pemerintah dituangkan lebih lanjut ke dalam kelembagaan tinggi negara dan tata kelembagaan negara.

Kondisi kehidupan nasional merupakan pencerminan ketahanan nasional yang didasari oleh landasan idiil pancasila, landasan konstitusional UUD 1945, dan landasan visional wawasan nusantara. Ketahanan nasional adalah kondisi yang harus dimiliki dalam semua aspek kehidupan bermasyarakat,berbangsa, dan bernegara dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


B. Pokok-pokok Pikiran dalam Ketahanan Nasional

Adapun pokok-pokok pikiran dalam ketahanan nasional yang dibagi menjadi 2, yaitu:
1. Manusia Berbudaya

Manusia dikatakan sebagai makhluk yang sempurna karena memiliki naluri, kemampuan berpikir akal, dan berbagai keterampilan. Manusia yang berbudaya akan selalu mengadakan hubungan:
- Manusia dengan Tuhan disebut Agama
-Manusia dengan cita-cita disebut Ideologi
-Manusia dengan manusia disebut Sosial
-Manusia dengan Kekuasaan disebut Politik
-Manusia dengan Pemenuha Kebutuhan disebut Ekonomi

2. Tujuan Nasional, Falsafah Bangsa, dan Ideologi Negara
Tujuan nasional menjadi pokok pikiran dalam Ketahanan Nasional karena suatu negara, apapun bentuknya, akan selalu berhadapan dengan masalah-masalah internal dan eksternal dalam proses mencapain tujuan yang telah ditetapkannya. Falsafah dan Ideologi juga menjadi pokok pikiran hal itu tampak dari makna falsafah dalam pembukan UUD 1945.

C. Pengertian Ketahanan Nasional Indonesia
Ketahanan Nasional (Tannas) Indonesia adalah kondisi dinamis bangsa Indonesia yang meliputi segenap aspek kehidupan nasional yang terintegrasi. Ketahanan Nasional adalah kondisi kehidupan nasional yang harus diwujudkan. Proses berkelanjutan untuk memujudkan kondisi tersebut dilakukan berdasarkan pemikirian geostrategi berupan konsepsi yang dirancang dan dirumuskan dengan memperhatikan kondisi bangsa dan konstelasi geografi Indonesia. Konsepsi tersebut dinamakan Konsepsi Ketahanan Nasional Indonesia.

D. Pengertian Konsepi Ketahanan Nasional Indonesia
Konsepsi Ketahanan Nasional (Tannas) Indonesia adalah konsepsi pengembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang, serasi, dan selaras dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh dan menyeluruh dan terpadu berlandaskan Pancasila, UUD 1945, dan Wawasan Nusantara. Dengan kata lain, Konsepsi Ketahanan Nasional Indonseia merupakan pedomana sarana untuk meningkatkan metode keuletan dan ketanguhan bangsa yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dengan pendekatan kesejahteraan dan keamanan.

E. Hakikat Tannas dan Konsepsi Tannas Indonesia
1. Hakikat Ketahanan Nasional Indonesia adalah keuletan dan ketangguhan bangsa yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional untuk dapat menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara dalam mencapai tujuan nasional.

2. Hakikat Konsepsi Ketahanan Nasional Indonesia adalah pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan secara seimbang, serasi dan selaras dalam seluruh aspek kehidupan nasional.

F. Asas-Asas Tannas Indonesia
Asas Ketahanan Nasional Indonesia adalah tata laku berdasarkan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, dan Wawasan Nusantara, yang terdiri dari;

1. Asas Keseahteraan dan Keamanan
2.Asas Komprehensif Integral atau Menyeluruh Terpadu
3. Asas Mawas ke Dalam dan Mawas ke Luar
4. Asas Kekeluargaan

G. Sifat Ketahanan Nasional Indonesia
Ketahanan Nasional memiliki sifat yang terbentuk dari nilai-nilai yang terkandung dalam ladasan dan asas-asasnya, yaitu:
1. Mandiri
2. Dinamis
3. Wibawa
4. Konsultasi dan Kerjasama

H. Pengaruh Aspek Ketahanan Nasional terhadap Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
Konsepsi Ketahanan Nasional akan menyangkut hubungan anara aspek yang mendukung kehidupan, yaitu:


1. Aspek yang berkaitan dengan alam bersifat statis, yang meliputi aspek Geografi, aspek Kependudukan, dan aspek Sumber Kekayaan Alam.
2. Aspek yang berkaitan dengan sosial bersifat dinamis, yang meliputi aspek Ideologi, aspek Politik, aspek Sosial Budaya, dan aspek Pertahanan dan Keamanan.

1. Pengaruh Aspek Ideologi
a. Ideologi Dunia
b. Ideologi Pancasila
c. Ketahanan pada Aspek Ideologi

3. Pengaruh Aspek Ekonomi
a. Perekonomian Secara Umum
Perekonomian adalah salah satu aspek kehidupan nasional yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat, yang meliputi produksi, distribusi, serta konsumsi barang dan jasa, dan dengan usaha-usaha untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.
b. Perekonoman Indonesia.
Sistem Perekonomian sebagai usaha bersama berarti bahwa setiap warga negara mempunyai hak dan kesempatan yang sama dalam menjalankan roda perekonomian dengan tujuan untuk mensejahterakan bangsa.
c. Ketahanan pada Aspek Ekonomi
Ketahanan pada Aspek Ekonomi diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan perekonomian bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam secara langsung maupun tidak langsung untuk menjami kelangsungan perekonomia bangsa dan negara Republik ndonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

4. Pengaruh Aspek Sosial Budaya
a. Strktur Sosial di Indonesia
b. Kondisi Budaya di Indonesia
1. Kebudayaan Daerah
2. Kebudayaan Nasional
3. Integrasi Nasional
4. Kebudayaa dan Alam Lingkungan
5. Pengaruh Aspekk Pertahanan dan Keamanan
    a. Pokok-pokok Pengetahuan Pertahanan dan Keamanan
    b. Postur Kekuatan Pertahanan dan Keamanan
    c. Ketahanan pada Apek Pertahanan dan Keamanan
    d. Keberhasilan Ketahanan Nasional Indonesia


Sumber: S. Sumarsono [et.al].Pendidikan Kewarganegaraan.2005.Gramedia Pustaka Utama: Jakarta


Tidak ada komentar:

Posting Komentar